Apa Itu Jodoh

Sebelum membaca artikel yang saya tulis, hendaknya dipahami kalau saya menulis bukan untuk dijadikan acuan. saya hanya mengungkapkan apa yang saya fikirkan tentang jodoh, itupun lepas dari pengetahuan tentang dalil atau hadist. karena saya juga tidak menguasai hadist. sekali lagi saya hanya menulis apa yang saya fikirkan dan pemikiran saya berawal dari logika dan pengetahuan. mengenai kebenaran sudah pasti hanuyalah Allah yang tahu.

JODOH

Sudah jelas dan sudah pasti kita semua tahu kalau jdodoh manusia sudah ditentukan oleh Allah sejak kita pertama kali diberi nyawa atau tepatnya pada usia 4 bulan kandungan. silahkan lebih jelasnya tanyakn kepada para ulama atau guru agama. Jodoh adalah kata yang menurut saya membingungkan, kata yang sering disalahartikan. kadang para pecundang menggunakan asas jodoh ditanggan ¬†Allah dan sudah ditentukan maka mereka dengan seenaknya melakukan pacaran dengan tujuan hanya untuk memuaskan nassu mereka, padahal pacaran sendiri sudah dilarang, niat buruk juga sudah dilarang, apalagi berpacaran dengan niat buruk. saya bukanya melarang pacaran, meski dalam agam sudah jelas dilarang namun saya sendiri pacaran. kembali kepersoalaa, kadang pecundang berfikir kalau jodoh sudah ditentukan, di berfikir sempit sehingga dia merusak dan menodai anak orang lain. meskipun mereka tau kalau menanam keburukan akan mendapatkan keburukan, tapi mereka berdalih, “jodoh saya sudah ditentukan dengan si fulan, meskipun saya menjaga perempuan lain tapi kalau jodoh saya sudah ditentukan dengan keadaan tidak perawan, maka aku rugi karena hidup tidak bisa mendapatkan perawan, sebaliknya jika saya bejad dan mengambil keperawanan orang lain dengan alasan cinta dan bujuk rayu. namun karena jodoh saya sifulan yang kebetulan anak kyai yang tentu masih perawan kan siapa yang tau, jodoh saya sudah ada, dan saya tinggal menikati hidup dengan berpacaran sepuasnya. masalah jodoh kan sudah ditentukan.”

Coba rekan rekan pembaca fikirkan hal itu, apakah benar.jika difikir secara rasio kalau jodoh sudah ditentukan, maka asas seperti itu benar secara teori namun sangat salah jika dilakukan, karena itu perbuatan yang sangat keji. untik itu saya akan mencoba menelusuri dan mencari arti tentang jodoh supaya tidak lagi menjadi asas untuk berbuat buruk. mari kita pahami dan kaji ulang pengetahuan yang sudah kita dapat.

1. Tentu rekan tau kalau Allah maha segala – galanya, Allah bisa membuat seisi langit dan bumi. Dia bisa menghancurkan bumi, sekarang kita fikirkan. kalau Allah bisa menghancurkan bumi, tentu sangat mudah baginya untuk merubah jodoh seseorang. silahkan pahami kata – kata saya ini. jadi jangan terlalu berpatokan jodoh anda si A dan akan tetep si A. ada kemungkinan bisa menjadi C atau D.

2. Allah tidak akan merubah keadaan suatu kaum melainkan dia sendiri yang merubahnya. sekarang kitas pahami kata perubahan, menurut saya perubahan disebabkan bukan haya karena kita yang inginkan. contoh mudahnya, tidak ada yang menginginkan dikeroyok masa, namun karena sikap nya yang mencuri milik orang alin dan ketahuan akhirnya dia dikeroyok juga. begitu juga jodoh, meskipun Allah sudah menentukan jodoh si fulan itu dengan Si A yang notabene anak baik, muslim, dan anak dari seorang kyai misalnya, namun kelakuan dia bejad dan tidak bisa dipertanggungjawabkan, maka apakah mungkin dia akan tetap menperoleh jodoh si A. ingat Allah maha Adil, Alloh pasti tahu jodoh yg terbaik untuk setiap insanya.

3. Tahukan Allah sangat membenci perceraian, terus kenapa dengan dalih bukan jodohnya orang mengatakan perceraian itu perlu. Allah membenci perceraian, berarti Allah tidak akan mempertemukan Si A dan Si B sehingga ia nikah dan pada akhirnya hanya akan cerai. tentu semua itu karena manusianya. ingat apapun yang kita perbuat pasti akan ada balasanya.

dengan memahami hal diatas, maka jangan terlalu berpatokan tentang jodoh, sekarang kita fikirkan kita sudah diberi jodoh terbaik, maka bersikaplah terbaik kepada orang yang kamu sayangi, niscaya Allah akan melihat usahamu sebagai do’a, dan semoga yang kau jaga dan kau sayangi itu adalah jodohmu, janganlah kau berkecil hati dengan menganggap kita tidak sederajat dengan seseorang, ingat jika Allah menghendaki maka apapun bisa. jangan ada kata putus asa dan bersemangatlah untuk meraih sukses.

1 Komentar

  1. 2 Mei 2014 at 02:11

    Subhanallah, sangat dapat dimengerti dan dicerna tulisannya. Membuat orang yg buta dgn kata jodoh semoga bisa paham.
    Thanks sob!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: